K-drama review: Designated Survivor: 60 Days

 Designated Survivor: 60 Days

  • Identitas/Profil
Judul               : Designated Survivor: 60 Days
Genre              : Drama-Politik, Thriller-Politik
Sutradara        : Yoo Jung-sun
Penulis            : Kim Tae-hee
Pengembang   : Studio Dragon
Distributor      : tvN, Netflix
Total Episode : 16
Tanggal Rilis  : 1 Juli-20 Agustus 2019
Jam Tayang    : Senin & Selasa 21.30
Bahasa Asli    : Korea
Negara Asal   : Korea Selatan
  • Sinopsis 

    Suatu hari, kabinet berkumpul di Majelis Nasional untuk pidato presiden. Sebuah teror terjadi, pengeboman itu menghancurkan gedung Majelis Nasional serta menewaskan banyak pejabat pemerintah, termasuk presiden dan menteri. Park Mujin adalah pejabat pemerintah peringkat tertinggi yang masih hidup. Ia tidak menginginkan posisi itu, tetapi ia harus duduk sebagai Presiden Korea untuk sementara hingga pemilu selanjutnya, yaitu 60 hari lagi. Dibantu dengan staff Blue House, beserta para polisi dan militer, Park Mujin menyelidiki dalang dibalik serangan itu saat ia tumbuh sebagai pemimpin nasional. 

  • Kekurangan dan Kelebihan (Sedikit Mengandung Spoiler)

    Drama ini merupakan remake dari series Amerika dengan judul yang sama, yaitu Designated Survivor karya David Guggenheim yang tayang pada tahun 2016 di saluran ABC. Drama ini penuh dengan plot twist. Ada plot twist di dalam plot twist. Bila disuruh menilai, saya akan menilai 10/10 karena menurut saya sebagus itu! Episode awalnya saja sangat menarik dan menegangkan. Terlebih, topik yang diangkat sangat unik. CGI yang digunakan sangat realistis dan berkualitas. Drama  ini terdiri dari 16 episode dengan durasi per episodenya adalah 1 jam. Sekali anda menonton 1 episode, anda akan penasaran dengan kelanjutannya.

    
    Seperti drama Secret Forest, drama ini bergenre politik juga. Tidak terbayangkan bila semua menteri meninggal karena pengeboman, sedangkan anda satu-satunya menteri yang masih hidup sehingga diangkat sebagai presiden. Pemeran dari Designated Survivor: 60 Days yaitu Ji Jinhee, Heo Joonho, Son Seokku, Kang Hanna, Lee Joonhyuk, dan Lee Moosaeng. Drama ini menunjukkan bagaimana cara memimpin suatu negara, yang pastinya sulit dilakukan. Park Mujin, sebagai presiden sementara mengalami berbagai rintangan untuk memimpin negaranya, yaitu Korea Selatan.


    Di setiap episode, selalu ada permasalahan yang harus diselesaikan Park Mujin. Terlebih, dampak dari insiden pengeboman sangatlah besar baik di bidang ekonomi maupun bidang lainnya. Belum lagi, banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab juga melakukan percobaan pembunuhan terhadap presiden sementara Lee Mujin. Di tengah-tengah kekacauan itu, ternyata ada salah satu menteri, yaitu menteri pertahanan yang selamat dari insiden pengeboman. Hal ini membuat dirinya dikagumi dan menjadi kandidat kuat pemilu selanjutnya. 


    Saat presiden interim Park Mujin ditembak oleh orang yang tak bertanggung jawab, Oh Yeongseok diangkat menjadi presiden interim/sementara karena ia memiliki jabatan tertinggi. Dirinya menjabat menjadi presiden interim selama satu hari. Di situlah ia memanfaatkan jabatannya sebagai presiden interim untuk menjadi kandidat presiden di pemilu berikutnya. Dirinya mengatur dan menstabilkan kekacauan di bidang ekonomi dan bidang lainnya, yang disebabkan oleh kejadian tertembaknya presiden interim Park Mujin. Kemudian, ia menjadi orang yang dikagumi oleh rakyat Korea Selatan. Ia berhasil menjadi kanadidat kuat presiden di pemilu berikutnya.



    Diceritakan juga Park Mujin sebagai sosok ayah dan suami yang baik. Ia senantiasa melindungi keluarganya. Ketika dirinya menjadi presiden secara mendadak, keluarganya juga mengalami banyak tekanan. Terlebih, ketika anaknya tau bahwa dirinya bukan anak kandung dari Park Mujin. Tetapi, ia selalu menenangkan dan bersikap sebagai kepala keluarga yang baik. Sang ibu yang merupakan seorang pengacara, bahkan rela mengorbankan pekerjaannya untuk berperan sebagai ibu negara.


    Nah, plot twist yang tak terduga-duga, ternyata menteri pertahanan Oh Yeongseok merupakan dalang dari pengeboman itu. Ia bekerja sama untuk merencanakan pengeboman dan membuat dirinya berlindung di tempat yang aman, sehingga dirinya bisa selamat dari kejadian itu. Di akhir drama, menteri pertahanan Oh Yeongseok akhirnya tewas karena ditembak oleh rekannya sendiri. Oh iya, ternyata staff Blue House yang membantu Park Mujin di episode awal juga ternyata dalang pengebomannya. Acting para pemeran sangat mendalami sehingga membuat saya tertipu. Jujur, setiap episode saya sangat kaget dan tercengang jadi saya malah ngomong 'hah' terus saking tidak terduganya plot twist yang disajikan.


    Tokoh Han Nakyung dari NIS juga berperan besar dalam pengungkapan dalang dibalik pengeboman Gedung Majelis Nasional. Dengan cerdasnya, ia menemukan hal yang janggal dibalik pengeboman itu. Tunangannya merupakan korban dalam pengeboman Gedung Majelis Nasional. Ia menemukan bukti bahwa peristiwa pengeboman ini sudah direncanakan. Dirinya melihat sebuah reka adegan di ponsel tunangannya. Padahal tunangannya merupakan korban pengeboman itu. Ternyata, tunangannya tahu sesuatu di balik pengeboman itu sebelum pengeboman itu terjadi. Ia kemudian memberi tahu Park Mujin dan menemui tunangannya juga, yang ternyata masih hidup. Setelah suasananya menjadi sedikit tenang karena dalang dari pengeboman sudah mulai terungkap, tunangan dari Han Nakyung malah ditembak oleh pelaku pengeboman itu.


    Ending dari drama ini bisa dibilang merupakan happy ending. Tetapi jika memungkinkan untuk season 2, saya berharap akan menceritakan kelanjutan kisah Park Mujin bila terpilih jadi presiden di pemilu berikutnya lagi. Di akhir episode pun, seluruh staff Park Mujin siap untuk membantu dirinya jika ingin mencalonkan diri sebagai presiden lagi. Sayangnya, park Mujin tidak mencalonkan diri menjadi presiden. Meskipun begitu, semua staff berpisah dan menghormati kepergian Park Mujin dari Blue House. Jika tidak ada season 2 pun sudah cukup bagus juga. Karena semua masalah sudah terpecahkan. Sayangnya, banyak yang belum pernah dengar tentang drama ini. Padahal, jika dirilis tahun ini pasti akan banyak yang menyukainya, karena peminat k-drama sudah semakin banyak. Kualitasnya yang bagus sangat disayangkan untuk diabaikan.

    Kekurangan dari drama ini, menurut saya pada kerumitan dialognya. Dialognya sangat panjang sehingga subtittlenya sangat cepat. Terkadang, saya harus pause sebentar karena dialognya terlalu panjang. Tetapi, bagi orang awam, cocok banget karena dijelaskan secara rinci awal mula permasalahan dan masalah-masalah yang terjadi. Alurnya pun cenderung tidak terlalu lambat sehingga para penonton bisa merasakan keseruan di tiap episodenya. Designated Survivor: 60 Days merupakan drama bergenre politik yang pertama kali saya tonton, dan ternyata saya malah suka dengan drama yang bergenre politik. Pokoknya, anda harus menonton sekali seumur hidup! Keren banget, serius. Anda dapat menontonnya di Netflix. Tak lama setelah saya menontonnya, rasanya ingin menonton ulang karena kangen dengan kerja sama tim Park Mujin yang keren, hehe. Berikut ini merupakan beberapa foto behind the scene dari drama tersebut.





  • Teaser
    Berikut ini adalah teaser/cuplikan Designated Survivor: 60 Days. Anda dapat menontonnya terlebih dahulu untuk melihat gambaran sedikit mengenai drama tersebut. Terima kasih sudah membaca sedikit review dari saya. Semoga dapat bermanfaat bagi anda. Selamat menonton!


  • Sumber
https://twitter.com/mikaeelan/status/1489246728385536005?t=1Rp34I_HLtQQaXZflyRKJA&s=1
https://asianwiki.com/Designated_Survivor:_60_Days
https://id.wikipedia.org/wiki/Designated_Survivor:_60_Days

Nama        : Kineta Meilivia
No. Ujian  : 30-041-262
Kelas         : IX H







Komentar

Postingan Populer